Dokteraldi's Blog

Life is journey not a destination

Pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah


CVD/Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab kematian pertama di seluruh dunia dan juga di Indonesia.

Penyakit tersebut adalah hipertensi, stroke, penyakit jantung coroner, dan penyakit pada pembuluh darah tepi. Sebelum kita masuk ke dalam apa penyakit-penyakit tersebut adalah baiknya kita ketahui terlebih dahulu bagaimana anatomi dan mekanisme jantung dan pembuluh darah tersebut secara ilustrasi sederhana.

Jantung diilustrasikan sebagai pompa yang memompakan darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah dengan membawa dan menyebarkan oksigen dan makanan ke organ otak, ginjal dan jantung itu sendiri serta organ-orgn yang lain.

Faktor utama Penyakit jantung dan pembuluh darah adalah dipengaruhi oleh factor yang dinamakan ATEROSKLEROSIS dimana ini merupakan proses pengerusakan dan pengerasan dari pembuluh darah di tubuh kita. Proses aterosklerosis ini terjadi di dalam tubuh kita mulai sejak kecil sampai dewasa. Oleh karena itulah kita harus menjaga tubuh kita sehingga memperlambat proses aterosklerosis tersebut.

Cholesterol dan radikal bebas adalah factor-faktor yang memainkan peranan penting dalam mempercepat proses aterosklerosis tersebut, dan factor lainnya. Mereka ini yang melakukan proses pengerusakan dinding pembuluh darah sehingga terjadi penyempitan, dan bahkan sampai dapat terjadi bendungan. Apabila sudah terdapat gejala pada tubuh kita maka proses aterosklerosis tersebut sudah sampai ke tingkat advance.

Adapun organ yang terkena seperti otak maka disebut stroke, jantung adalah penyakit jantung coroner, dan pembuluhdarah tepi dimana kaki kita akan mudah terasa sakit atau pegal apabila melakukan aktivitas berlebih.

Dikarenakan proses aterosklerosis ini berjalan sejak kita kecil maka kita harus menjaga dan memperlambat proses tersebut dengan cara mengontrol factor resikonya. Apa factor resiko penyakit jantung pembuluh darah tersebut?

Stroke

Stroke adalah suatu penyakit dimana terjadi gangguan pembuluh darah di otak, stroke dapat dibagi menjadi dua yaitu stroke yang diakibatkan sumbatan pembuluh darah diotak dan pecahnya pembuluh darah diotak.

Penyakit stroke ini merupakan penyebab angka kecacatan dan kematian yang tinggi. Menurut WHO (2010) bahwa setiap tahunnya terdapat 15 juta orang di seluruh dunia yang menderita stroke. Di Indonesia, prevalensi stroke mencapai angka 8,3 per 1.000 penduduk.

Stroke dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, merupakan penyakit yang muncul secara tiba-tiba. Adapun gejala yang dapat kita ketahui secara sederhana adalah dengan menggunakan istilah FAST (Face/Wajah, Arm/Lengan, Speech/Berbicara and Time/Waktu), yaitu terjadi asimetris wajah, kelemahan pada salah satu anggota gerak atas dan atau anggota gerak atas dan bawah, Berbicara pelo dimana sebelumnya normal, dan waktu yaitu segera minta bantuan medis atau membawa penderita ke rumah sakit terdekat.

Spot a Stroke FAST - Stroke Warning Signs and Symptoms

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung dimana terjadi penyempitan atau penyumbatan dari pembuluh darah di jantung yang memperdarahi otot jantung itu sendiri sehingga suplai kebutuhan oksigen ke otot jantung yang dibawa oleh darah terganggu atau bahkan sampai berkurang secara drastis dan menyebabkan kerusakan otot jantung.

Di Indonesia telah terjadi pergeseran kejadian Penyakit Jantung dan pembuluhdarah dari urutan ke-l0 tahun 1980 menjadi urutan ke-8 tahun 1986. Sedangkan penyebab kematian tetap menduduki peringkat ke-3.
Gejala yang dapat dirasakan adalah Sesak napas; Nyeri dada-Seperti ditekan, diremas; Nyeri atau tidak nyaman di satu atau kedua lengan, bahu, leher, rahang atau ulu hati. Lebih sering pada wanita Keringat dingin atau kepala terasa berat.

Ada 2 faktor resiko penyakit pembuluh darah yaitu yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi.

Faktor resiko yang dapat dimodifikasi adalah: Merokok; Berat badan berlebih; Aktivitas fisik yang kurang, nutrisi yang jelek; koleterol tinggi; stress; dan konsumsi alkohol berlebih.

Faktor resiko yang tidak dapat di modifikasi/dikoreksi adalah: Jenis kelamin laki-laki; umur; riwayat keluarga/genetic; dan ras.

Untuk itulah dengan mengontrol factor resiko tersebut diatas maka 80% penyakit jantung dan pembuluh darah dapat di cegah.Mulai sekarang lakukan pengontrolan!!! setelah rekan-rekan sekalian mendapat pengetahuan sehingga sikap dan perilaku dapat dirubah maka jangan tunggu gejala itu muncul mulai lah untuk hidup sehat.

Dengan cara apa? Sederhana saja Stop merokok; Diet yang baik dan seimbang, lakukan olah raga teratur.
Mudah bukan, jangan pernah anda mengatakan saya tidak sempat karena saya sibuk, saya tidak ada waktu, karena apabila anda sakit malah sebaliknya anda tidak punya waktu untuk bekerja. Hidup adalah pilihan, maka hanya dengan LAKUKANLAH dan segera mulai anda akan rasakan keuntungan yang besar dari investasi yang anda lakukan yaitu pola hidup sehat. Sekian dari saya, MEN SANA IN CORPORE SANO, Keep active and healthy.

One comment on “Pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

  1. Kingof Koteka
    01/23/2015

    Naaah trusss merokok dilanjutkan ga y dok’…. Hehehehe..e…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 01/23/2015 by in Uncategorized and tagged , , , .
%d bloggers like this: