Dokteraldi's Blog

Life is journey not a destination

Apakah anda yakin program diet anda sudah benar ?


Manajemen Berat Badan Berlebih (overweight) dan Obesitas

Berat badan berlebih dan obesitas merupakan suatu permasalahan yang sering menjadi keluhan kita, terutama orang-orang yang tinggal di perkotaan. Dimana di perkotaan memiliki pola hidup yang memberikan angin segar kepada tubuh kita untuk bertambah, baik itu dalam berat badan maupun peningkatan kadar lemak dalam tubuh. Dari pola makan yang salah, pola hidup dan lain-lain.

Untuk itulah saya merasa perlu untuk sedikit berbagi pengetahuan (medical view) dalam hal overweight dan obesitas sehingga sikap dan perilaku kita dapat merubah pola hidup yang mencetus hal tersebut.

DEFINISI

Indeks Masa Tubuh (BMI)                     : Adalah suatu metode dalam melihat kesesuaian berat badan

terhadap tinggi badan kuadrat

Overweight (berat badan berlebih)     : Berat badan diatas nilai nomal dengan pengukuran

       indeksmassatubuh diatas 24.9

Obesitas                                                     : Berat badan dalam pengukuran indeks massa tubuh diatas 29.9

Sebelum beberapa pengobatan diusulkan, ada baiknya dilakukan pemeriksaan komprehensif pada orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas dan kemungkinan ada atau tidaknya komobiditas metabolik.

Dalam tiga dekade ini telah dilakukan studi mengenai overweight dan obesitas, dimana ada hubungan indeks masa tubuh dan angka mortalitas. Semakin meningkatnya indeks masa tubuh maka meningkat pula angka mortalitasnya, seperti terlihat dari grapik di bawah ini. Penyakit kardiovaskular dan kanker adalah sumber utama dalam peningkatan angka mortalitas.

BMI and Mortality Risk

source. Clinical Practice Guidelines for the Management of Overweight and Obesity in Adults

Regulasi Normal Berat Badan

Regulasi normal berat badan secara umum berhubungan dengan kejadian ketika energi masukan sama dengan energi keluaran.

An Ecological Approach to Obesity

Source Clinical Practice Guidelines for the Management of Overweight and Obesity in Adult

Adatiga pengaruh utama dalam keseimbangan lemak tubuh : Lingkungan (environmental), biologi, dan perilaku (behaviour). Ketiga pengaruh tersebut memediasi dalam energi masukan (makanan dan cairan) dan atau energi keluaran (metabolic rate, termogenesis, dan aktifitas fisik). Nilai lemak tubuh juga dipengaruhi oleh peranan psikologi dalam perubahan keseimbangan energi, sebagai contoh: di dalam hal metabolisme, lapar, atau energi terbuang dalam aktifitas fisik. Perubahan depot lemak tubuh tidak selalu akan mempengaruhi berat badan.

Penyebab Obesitas

  1. Faktor genetik
  2. Linkungan (Makanan, Aktivitas fisik)
  3. Berat badan regulasi dan keseimbangan energi
  4. Intake energi
  5. Energi keluaran

Ganguan keseimbangan energi juga berperan penting sebagai penyebab obesitas seperti

  1. Lingkungan
  2. Gen
  3. Stres dan psikoligik faktor
  4. Obat-obatan
  5. Kehamilan
  6. Menoupose
  7. Berhenti merokok
  8. Pernikahan
  9. Berhenti berolah raga

PENGUKURAN BERAT BADAN BERLEBIH DAN OBESITAS

Klasifikasi berdasarkan indeks masa tubuh (BMI)

Indeks masa tubuh (BMI) adalah pengukuran yang direkomendasikan dalam mengkategorikan berat badan terhadap tinggi badan pada orang dewasa. BMI dihitung dimana berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan kuadrat (dalam meter). Klasifikasi berat badan sesuai dengan BMI dapat dilihat di table dibawah ini.

Dikatakan berat badan berlebih adalah apabila BMI-nya 25-29.9, dan apabila obesitas apabila BMI diatas 29.9.

Sebagai contoh, Apabila BB=80 kg dan TB=1.7 m maka,

BMI = BB/TB2

= 80/(1.7)2

= 80/2.89

= 27.68

Hasilnya 27.68, maka masuk dalam kategori berat badan berlebih (overweight).

Untuk menentukan jenis terapi atau intervensi yang akan dilakukan kita haruslah terlebih dahulu mengetahui kategorinya dalam BMI, seperti contoh diatas.

Massa Lemak dan Distribusi Lemak (Lingkar perut)

Dalam pengukuran ini digunakan indikator massa lemak dengan pengukuran lingkar perut. Linkar perut terutama merefleksikan penumpukan lemak subkutan abdomen (perut) dan memiliki korelasi terhadap resiko penyakit.

Nilai batas normal pengukuran lingkar perut untuk Asia adalah:

Pria        :  < 90 cm

Wanita  :  < 80 cm

Pengukuran lingkar perut tidak akurat pada situasi tertentu seperti pada wanita hamil atau komdisi medis tertentu seperti distensi abdomen (kembung perut).

Sebelum memberikan terapi pada berat badan berlebih dan obesitas ada baiknya kita melakukan penilaian secara integrative dimana termasuk didalamnya riwayat medis dan pemeriksaan fisik dengan pengukuran antropometri seperti diatas, riwayat berat badan, riwayat pola makan dan nutrisi, penilaian aktivitas fisik sekarang dan terdahulu, evaluasi laboratory diagnosis, level motivasi, status emosional, dan petensi penghalang dalam terapi.

TERAPI BERAT BADAN BERLEBIH DAN OBESITAS

Terapi Umum

Model terapi

Terapi Integratif

Secara umum intervensi klinik pada manajemen berat badan termasuk modifikasi gaya hidup termasuk diperhatikan

  1. Tingkat aktivitas
  2. Nutrisi
  3. Manajemen stress
  4. Tidur
  5. Aktivitas seksual
  6. Dan motivasi

Treatment Goals

Realistic Goals of Weight and Weight Loss

Kebanyakan orang-orang yang ingin melakukan penurunan berat badan memiliki ekspektasi yang berlebihan seperti dalam 1 minggu ingin menurunkan 1-2kg. Hal inilah yang sering membuat program penurunan berat badan mengalami kegagalan.

Dalam melakukan program penurunan berat badan ada baiknya kita ketahui dahulu berapa kalori yang kita butuhkan dalam sehari dengan menggunakan rumus BMR in unit of Kcal/day menurut Harris dan Benedict dimana faktor yang dibutuhkan adalah

  1. Gender
  2. Tinggi badan (cm)
  3. Berat badan (kg)
  4. Umur
  5. Level aktivitas

BMR laki-laki             : 66.5 + (13.75  x  BB) + (5.003 x TB) – (6.775 x Umur)

BMR Perempuan      : 655.1 + (9.563 x BB) + (1.850 x TB) – (4.676 x Umur)

Kemudian BMR dikalikan level aktivitas.

Sedentary (Little or no exercise)                                         : BMR x 1.2

Light active (Some physical activity 1-3 days/week)  : BMR x 1.375

Moderate active (exercise 3-5 days/week)                      : BMR x 1.5

Very active (exercise 6-7 days/week)                                 : BMR x 1.725

Heavy physical training                                                            : BMR x 2

Atau dengan menggunakan rumus Movahedi

EVALUATION AND MANAGEMENT OF OVERWEIGHT AND OBESITY DIAGRAM

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi e-mail aldi.situngkir@yahoo.com

REFERENCE

  1. An Integrative Approach to Obesity
  2. Clinical Practice Guidelines for the Management of Overweight and Obesity in Adult

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: